Sriwidari, 19 Februari 2026 — Komitmen untuk menghadirkan pelayanan sosial yang responsif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat terus diwujudkan oleh jajaran pemerintahan di wilayah Kelurahan Sriwidari. Melalui kolaborasi lintas sektor, upaya penanganan permasalahan sosial dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.
Kelurahan Sriwidari melalui Kasi Kesejahteraan Sosial, Kasi Pemerintahan dan Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) bersama aparatur kelurahan, turut mendampingi Camat Gunung Puyuh, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Puskesos, Motekar, serta Ketua RW 03 dalam kegiatan kunjungan lapangan bersama Dinas Sosial Kota Sukabumi. Kunjungan tersebut dilaksanakan di wilayah RW 03, Kelurahan Sriwidari, dengan tujuan melakukan asesmen langsung terhadap warga yang membutuhkan perhatian khusus.
Adapun sasaran kegiatan adalah warga yang berprofesi sebagai pemulung dengan kondisi ekonomi terbatas. Profesi tersebut yang dijalani demi memenuhi kebutuhan sehari-hari kerap dihadapkan pada berbagai keterbatasan, mulai dari penghasilan yang tidak menentu, akses layanan kesehatan, hingga kondisi hunian yang belum layak. Melihat kondisi tersebut, pemerintah hadir untuk memastikan tidak ada warga yang terabaikan dalam akses pelayanan sosial.

Dalam kegiatan asesmen lapangan, tim melakukan dialog secara humanis dan mendalam guna menggali informasi terkait kondisi sosial, ekonomi, kesehatan, serta pendidikan anggota keluarga. Pendekatan ini dilakukan agar intervensi yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. Selain pendataan, tim juga memberikan edukasi mengenai berbagai program bantuan sosial yang dapat diakses, baik yang bersumber dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Berdasarkan hasil asesmen awal, warga yang bersangkutan akan mendapatkan pendampingan lanjutan dari Dinas Sosial. Beberapa bentuk dukungan yang akan difasilitasi di antaranya adalah pengurusan dan fasilitasi kepesertaan BPJS Kesehatan guna menjamin akses layanan kesehatan, pendampingan agar anak-anak dalam keluarga tersebut tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa hambatan biaya, hingga penjajakan solusi terkait penyediaan hunian yang lebih layak dan aman.
Selain bantuan yang bersifat jangka pendek, pemerintah juga membuka peluang pemberdayaan melalui pelatihan keterampilan kerja. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi keluarga, sehingga ke depan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada bantuan sosial, melainkan mampu berdiri secara mandiri dan berdaya saing.
Kehadiran unsur kelurahan, kecamatan, Dinas Sosial, PSM, Puskesos, Motekar, serta Ketua RW menunjukkan kuatnya sinergi dan kepedulian bersama dalam menangani permasalahan sosial di tingkat akar rumput. Kolaborasi ini sekaligus menjadi wujud nyata bahwa pelayanan publik tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga hadir secara langsung dan menyentuh sisi kemanusiaan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta pelayanan sosial yang lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan. Pemerintah Kelurahan Sriwidari berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap perkembangan warga yang telah diasesmen, sehingga tujuan utama berupa peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat dapat benar-benar terwujud.